DROPSHIP : Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan

Home Blog / Dropship

Hai seller, terima kasih sudah mampir menyempatkan waktu untuk membaca artikel tentang Bisnis. Ini sih hanya sekedar rangkuman, saya tulis catatan tentang DROPSHIP : pengertian, cara kerja, kelebihan dan kekurangannya. Saya coba tulis selengkap mungkin, mudah-mudahan bisa bermanfaat ya.

Disclaimer: Ini hanya sekedar pengertian dan rangkuman aja sih. Bukan murni hasil sendiri, hasil copas-comot dari berbagai sumber lain.

dropship, DROPSHIP : Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan
Sumber Gambar : pixabay.com

Pengertian DROPSHIP

Dropship Adalah Sistem Dimana Seseorang Dapat Menjual Barang Tanpa Harus Memiliki Stok Barang. Dengan Memanfaatkan Kerja Sama Antar Supplier, Seorang Dropshipper Bisa Mendapatkan Keuntungan Dari Selisih Harga Jual (Ke Sipembeli) Dan Harga Beli (Ke Supplier). Sumber: Wikipedia

Cara Kerja DROPSHIP

Cara kerja atau sistem dropship itu sendiri bisa dibilang sederhana karna hanya membutuhkan 3 aktor yaitu supplier sebagai pemilik barang, dropship sebagai penjual barang dan pembeli tentunya yang membeli produk tersebut. Nah sampai sini Anda sudah mengerti bukan sederhananya cara kerja DROPSHIP tinggal dipraktekan saja jika anda ingin menjadi seorang dropship hal yang pertama yang harus anda lakukan adalah mencari supplier barang yang menerima sistem dropship setelah itu anda tinggal mencari pembelinya saja.

Kelebihan dan Kekurangan DROPSHIP

Setiap model bisnis dan sistem pemasaran pasti ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mengacu pada arti dropship di atas, adapun beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis dropship adalah sebagai berikut:

Kelebihan Dropship

1. Modal Kecil

Untuk memulai bisnis dropship ternyata modalnya sangat kecil, bahkan nyaris tanpa modal. Alasannya, kita tidak perlu membeli barang terlebih dahulu, dan tidak perlu lahan/ gudang untuk menyimpan barang yang dijual.

2. Mudah di Jalani

Usaha dropship cenderung mudah dikerjakan oleh siapa saja karena prosesnya sederhana dan singkat. Bagian tersulitnya adalah menemukan supplier terbaik dan proses pemasaran produk di internet.

3. Biaya Operasi Kecil

Biaya operasional bisnis dropship secara online termasuk sangat kecil karena tidak perlu menyewa toko fisik. Namun tentu saja biaya internet, listrik, dan pengeluaran lain harus diperhitungkan.

4. Resiko Kecil

Pada sistem dropship, ketika barang rusak atau tidak terjual maka si penjual tidak akan kehilangan apapun. Itulah sebabnya mengapa bisnis ini risikonya sangat kecil.

5. Kerja Flexibel

Pada dropship online si penjual dapat menjalankan usahanya dari mana saja dan kapan saja. Namun, tentu saja penjual harus memiliki perangkat laptop atau smartphone dan juga koneksi internet yang stabil.

Kekurangan Dropship

1. Persaingan Ketat

Karena dianggap bisnis yang mudah dan murah, banyak orang yang juga menjalankan bisnis yang sama bahkan menjual barang yang sama. Hal ini menimbulkan persaingan yang samakin besar, khususnya untuk ceruk tertentu.

2. Keuntungan Relatif Kecil

Persaingan yang ketat antar penjual membuat sebagian orang menurunkan harga. Dengan adanya persaingan harga tersebut maka keuntungan dari setiap item yang dijual menjadi lebih kecil.

3. Sulit Mengelola Stok Barang

Ini sering terjadi bila pemilihan produknya masif sehingga sulit mengetahui stok barang yang masih tersedia di supplier. Pada akhirnya akan membuat penjual sulit mengembangkan usahanya.

4. Kompleksitas Pengiriman

Ketika penjual memasarkan produk dari beberapa supplier, hal tersebut akan menyebabkan membengkaknya biaya pengiriman. Misalnya, customer memesan 4 barang yang masing-masing disediakan oleh tiga supplier berbeda, maka biaya pengirimannya tidak bisa disatukan dan menjadi lebih mahal.

5. Menerima Komplain

Penjual merupakan pihak yang berhubungan langsung dengan customer. Tidak perduli bila kesalahan dilakukan oleh supplier atau jasa pengiriman barang, yang akan menerima komplain adalah si penjual.

6. Kontrol Brand Rendah

Penjual tidak dapat menggunakan kemasan khusus atau menyertakan produk gratis (misalnya sticker promosi) pada barang yang dibeli customer karena proses packing dan pengiriman dilakukan oleh supplier.

Demikianlah pembahasan tentang DROPSHIP secara singkat.

Semoga bermanfaat, salam sukses selalu untuk kita semua.
treelight.id

Jika anda tertarik dengan layanan jasa digital marketing kami silahkan berkonsultasi dengan kami disini

Silahkan like dan share artikel ini jika bermanfaat untuk anda dan juga orang sekitar anda, saya gak maksa kok cuma minta dukungannya ajah hehe..

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on pinterest
Pinterest
Share on email
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *